Kalau senin-jumat selalu pulang paling cepat di pukul 22.30 dan baru bisa tertidur di jam 01.00 atau lebih, maka sabtu dan minggu adalah hari yang saya definisikan sebagai hari-dibolehkan melakukan gerakan lambat-
saya boleh bermalas-malasan lebih panjang diatas kasur, baca buku, bolak balik majalah, menikmati sarapan lebih lama, olahraga ataupun bincang random sambil ketawa saling cela dengan orang rumah ~
Tapi sabtu kemarin
Jrengg-jrengg..
Bangun dalam keadaan sadar bahwa itu LIBUR tapi harus bersiap dan bergegas layaknya weekdays! Saya mulai mempertanyakan kewarasan diri sendiri kenapa mengiyakan tawaran mengikuti kegiatan ajaib hanya karena itu gratisan dari harga selangit yang seharusnya dibayar. Oke, gini ya da, penting untuk lu ingat lain kali bahwa opportunity cost dari leisure time tuh gede banget. Seharga tidak terhingga :D
Baekk,
nama : Ida
aktivitas sabtu: workshop
Apa??
Iya workshop
Sekali lagi, workshop
Workshop nya menulis lagi, bukan masak atau merangkai bunga
Oke, jamnya juga menambah beban, 08.00 - 17.00
Dan ini bukan sehari saudaraku, tapi dua hari dilanjutkan minggu
Demii, ini sempurna untuk mengumpat
Tapi apa boleh buat,
decision has been made
and the show must go on
Maka yang saya lakukakan adalah mulai menyesaki kepala dengan kalimat indah seperti: kesempatan selalu datang sekali da, bagamaina kalau pengajarnya tetiba dan brown, atau teman sekelasnya siapaa gitu, atau bisa saja ini ternyata bagian dari skenario takdir yang akan mengantarkan saya jadi penulis kenamaan *ngarep LOL
Keluar rumah setengah berlari karena jam menunjukkan waktu yang akan terlambat dan tempat nya jauhh. Ciputat saudara-saudara.
Depok-Ciputat mantapp!
Saya memutuskan naik kereta sampai tanjung barat dan dilanjutkan taksi sampai TKP.
setelah beberapa kali turun untuk bertanya kepada orang lain, karena kami (saya dan abang taksi) no idea tentang lokasi yang dimaksud, akhirnya kami berhasil menemukan lokasi yang dimaksud yeah!
Terburu-buru saya masuk kedalam gedung yang tidak terlalu besar dan bertanya kepada petugas mengenai ruang pelatihan.
lantai 3 ternyata.
Ketika saya membuka pintu, semua mata menatap.
Woo, dateng terlambat dan peserta lain sudah manis duduk dengan name tag masing-masing.
Ruangan kecil ber-AC dengan meja dan kursi yang disusun later U dan whiteboard persis didepan.
Diatas meja sudah manis modul pelatiahan dan alat tulis
Saya menyapu wajah peserta lain dan meyampaikan maaf kepada pengajar
kelas belum dimulai tetapi tetap saja saya datang telat
Mendadak hati saya mencair..
Saya bisa merasakan bahwa kelas kecil ini akan menjadi manis untuk weekend saya
Kelas dimulai
Kami ditanyakan nama, latar belakang dan alasan mengapa mengikuti workshop
dan jawaban teraneh tentu milik saya. sangat abstrak dan berbeda dengan yang lain
saya katakan, saya tidak memiliki alasan khusus, just wanna try some new experiences. wkwkwk
kalau yang lain ingin serius menggeluti dunia kepenulisan
kami juga ditanyakan siapa penulis favorit dan mengapa
dilanjutkan dengan perintah mendadak untuk menulis
menulis apapun yang ada dalam kepala kita saat itu
Yap, workshop ini lebih banyak prakteknya
menyenangkan sekali aktivitas menulis kali ini karena disertai musik sebagai latar
setelah semua selesai, kami diminta untuk membacakan hasil tulisan masing-masing
proses mendengarkan tulisan orang lain juga seru, karena secara tidak langsung kita mengenal orang tersebut dari ceritanya
begitu seterusnya sapanjang hari dengan instruksi dan tema yang beragam.
tidak terasa. persoalan menulis hari itu menjadi sangat mudah
kami belajar menulis dengan bahagia, menulis dengan hati, menulis tanpa banyak berpikir, menulis dengan fokus dan tidak di-sambi dengan aktivitaas lain. hanya menulis dan menulis.
Hari kedua ini saya mulai merasa akrab dengan pengajar dan juga peserta lain
Kali ini kami diajarkan teori menulis
Dilatih membedakan apakah sebuah tulisan fakta atau asumsi/pendapat,
Belajar bagaimana menulis dengan satu fokus.
Susah lho ternyata fokus, apalagi buat yang terbiasa nulis kemana-mana kaya saya. Kesana kemari hehehhee
Dilanjutin dengan trik membuat judul, membuat intro/lead dan penutup
juga sharing mengenai dunia kepenulisan, percetakan, plus royalti penulis hahaha
Diakhir sessi, pengajar memberikan 1 buku kepada peserta yang terbanyak dipilih oleh teman-temannya dan buku hari kedua diberikan kepada saya :)
~Selesai
Hm, setelah dipikir-pikir boleh lah efek bahagia dari berleha-leha di sabtu minggu, untuk hari ini tidak saya dapatkan
tapi workshop ini juga menyenangkan
dan membayar kontan kerugian dari "terbuangnya" leisure time, bahkan ditambah sejumlah plus
plus ilmu, teman-teman baru yang seru-seru, dan tentuu pengalaman beda
I'm not joking, overall writing workshop wasn't boring. it was really interesting. Ahhh.. ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar