Entri Populer

Minggu, 26 Februari 2012

sempurna

Saya selalu menyukai hujan.
Langitnya, airnya, suaranya, pemandangannya, aromanya
termasuk secondary effect-nya
Saya selalu menyukai hujan.
Langit gelapnya seperti mengadu bahwa dia lebih gelap, kemudian menenangkan “kamu masih lebih baik”
Airnya seperti mencoba mengobati sesuatu yang luka.
Suaranya seperti sahabat yang mencoba menghibur dengan membicangkan hal-hal menyenangkan.
Pemandangannya mengajarkan arti sempurna dalam hal sederhana yang kau punya.
Aromanya seperti mengajak kita memejamkan mata dan membayangkan surga.
Saya selalu menyukai hujan.
Selalu ada sudut dan melankoli tertentu yang dibawa hujan.
Membawa semua memoar masa lalu ke masa kini.
Sekaligus mendinginkan hati menjadi sejuk seketika.
Juga menyapa ramah dan mengajak tertawa.
Saya selalu menyukai hujan.
Entah hubungan macam apa yang kami punya.
Saya bertanya, tapi jawabannya tidak ada. Begitu saja.
Tidak banyak kata, disetiap kehadirannya hanya ada 5 huruf: cinta.
Saya  selalu menyukai hujan.
Sama halnya dengan anak-anak kecil yang tertawa, bercanda diluar sana.
Sama halnya dengan sepasang kekasih yang bahagia karena kesempatan berteduh berdua.
Sama halnya dengan meraka yang lega karena bisa menangis tanpa diketahui dibawah tetesannya.
Sama halnya juga dengan petani yang tersenyum menyambutnya.
Saya selalu menyukai hujan.
Karenanya kelak jika menjadi ibu, tidak akan membiarkan anak-anak saya tidak keluar untuk merasakannya
Saya akan mengajak mereka untuk juga bersahabat dengannya
Kemudian, menyaksikan mereka bermain bersama hujan selama mungkin mereka suka.
Atau bahkan menemani mereka merasakan bulir hujan bersama.
Saya selalu menyukai hujan
Terima kasih Allah, selalu memberikan hujan dan tambahan pelangi yang indah untuk saya :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar