Entri Populer

Kamis, 05 Juli 2012

panicking

Apakah ada penelitian yang mengaitkan hubungan antara gender dengan tingkat kegaptekan terhadap alat?
kiranya kalau ada, proporsi perempuan yang bingungan terhadap sesuatu yang canggih lebih tinggi daripada laki-laki.
cuman ngira-ngira lho :D
well, tulisan ini bukan bermaksud "memarginalkan" perempuan
ini hanya pengalaman pribadi dan mengamati perempuan-perempuan lain dan solusi di masa depan.

pernah ga mengalami situasi harus mencoba sesuatu alat yang baru dan langsung panik?
saya sering!!
apalagi kalau di tempat baru dan berkumpul banyak orang
laptop beda, lcd beda, colokan beda, remote ac beda, tempat fitness baru, beda hotel, perasaan langsung hang aja otak
dalam hati teriak "Ya Allah, ini gimana cara makenya? Ko bedaaaaa sama yg sehari-hari?"
see? padahal kalau dipikir-pikir itu semua sama
yang beda cuma design nya aja
Pokoknya berjudul panik semua langsung keliatan beda
kaya benda yang benar-benar baru

Kalau udah kaya gitu
saya biasanya menarik napas dalam-dalam dan memperhatikan ulang tombol dan fungsi masing-masing
atau paling parah kalau udah dicoba-coba dan belum berhasil juga,
selalu ada pahlawan yang muncul dan membantu
"saya bantu mba" "begini mba..." atau tanpa banyak kata melakukan sesuatu
dan yang bantu hampir smua dari kaum laki-laki

Itu pengalaman saya pribadi
kemudian saya memperhatikan perempuan lain kalau harus menghadapi peralatan baru atau keeroran teknologi seperti saya
dan ternyata SAMA aja
bingungnya, paniknya, hebohnya
saya selalu cengar-cengir
bukan karena jahat menyukuri lho ya
lebih pada, isshh mirip sekali kita
kaya berkaca

kemudian kalimat-kalimat yang muncul seperti ini
"Eh da, ini kok ga bisa si? coba deh"
"Biasanya engga gini, ada apa ya? panggil si z"
dan seterusnya
Lain tempat waktu saya ambil kelas persiapan
saya lebih senyum-senyum waktu mengamati pengajar kita yang perempuan dan native australia panik setiap kali mau pasang tape, cd, lcd, atau alat lain
"wait wait it should be part 2, not part 1.." "is it clear, can u see it?" "is there anybody can help?"
*grumbling*

Hehehehe, dari situ saya makin yakin perempuan itu lebih bingungan terhadap sesuatu yang canggih
dan solusi yang saya tawarkan adalah, mereka dengan kasus seperti ini ada baiknya punya suami berpengetahuan lebih tentang alat elektronik dan perlistrikan
yang akan dengan tenang berkata kalau tetiba panik keringetan "santai neng.. ini tuh cuma gini aja.. liat ya"

LOL! solusi opoo iki :D :D :D
dependen banget
~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar