saya pencinta short term bgt. sungguh
dan nampaknya sangunis memperparah ke-short term-an saya :p
bayangin aja, rencana apapun mudah sekali dibuat dlm jgka pendek tanpa pikir panjang
"Eh da, kita ini yuk" "ksana yuk" "datang yuk" dan yuk2 lain nya yang heran ny ga putuh waktu lama untuk saya jawab "Yees!" "sure. why not?" "that's a good idea!" "count me in" kacau hehehe..
marah dan senang sy pun short term bgt pindah2 *impulsif
dan yang paling bahaya adalah cara pandang sy thd uang lbh short term lg.
untuk yang lain sy belum menemukan obatnya, tp so far ga terlalu bahaya nampaknya buat hidup.
yang sy rasa paling bahaya justru d point terkahir krn punya implikasi bnyk dan rentetan.
maka nya saya senanggg stelah ligwina hananto mengeluarkan buku ringan ttg paradigma mmandang uang dalam kaitannya dengan masa depan. Anw sy punya teman sbnr ny yg bekerja dgn beliau di QM, tp paparan ny blum brhasil meluluhkan hati sy untuk menjadi long term minded *piss met ;)
setelah sy tanpa sengaja menemukan buku beliau di gramedia, maka berubaaahhh!
serius sy mendapatkan bnyk hal dr buku beliau. sy yakin tidak ada satu pun dosen kita di FEUI yang mengajari ttg paradigma mmandang uang. well, qt mungkin blajar ttg moneter, produk investasi, max profit, mnghitung return, smp mengelola keuangan perusahaan.
Tapi bahkan kita ga dapet pelajaran gmn mengelola uang sendiri *iya ga c?
saya suka point2 dimana mba wina brhasil meyakinkan saya bhw kuat secara finansial dimasa datang itu penting, bahwa mereka yg kuat secara finansial akan lebih mudah menolong org lain, bhw hidup kita akan lbh produktif jika tidak terus2an memikirkan spp semester depan anak, biaya RS dll. maka stelah selesai baca, sy menyiapkan langkah2 serius u mnjadi kuat *amiin
Pengalaman ni, mungkin kita ngrasa ada trade-off antara rencana investasi jk panjang kita dengan kebaikan2 yang sifatnya harus segera. Misal ya, bulan ini pngn nabung sekian tp kita juga tau ada yg baru dpt musibah. hmmm.. kl saya akhirnya coba mikir simple; kita harus punya invetasi jk panjang dan investasi sangaaat jangka panjang (akhirat). Dua2nya sama pentingnya. Yg satu masuk rekening investasi yang satu masuk rekening kbaikan. Dua2nya sama2 menjanjikan return yang tinggi. Jadi ga perlu dibuat trade-off. Hematnya, kita bikin alokasi yang seimbang unuk investasi di dua2nya dan yakin sama2 menjanjikan return tinggi di masa datang :)
Yang paling baik yang paling manfaat -hadist-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar